Sabtu, 14 Februari 2009

Palestina adalah Tempat yang Istimewa



"Maha suci (Allah) yang telah memperjalankan hambaNya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia maha Mendengar, Maha Melihat." QS. Al-Israa': 1


Palestina adalah tanah yang istimewa bagi kaum muslimin. Sampai-samapai Sultan hamid II, Khalifah Utsmaniyyah menjelang keruntuhannya mempertahankan Palestina mati-matian. Ketika datang utusan zionis untuk membeli Palestina, beliau menolak dan mengatakan ".....aku lebih memilih tubuhku yang terpotong daripada Palestina terpotong dari tanah Kaum Muslimin...."


Al-Qur'an sendiri menyebut tanah di sekitar Al-Aqsha sebagai "tempat yang diberkahi". Rasulullah juga menyebut beberapa keistimewaan lain: ia adalah empat dibangkitkan dan dikumpulkannya manusia di akhir zaman (HR. Ahmad dalam Musnad), tempat adanya segolongan orang yang samapai akhir zaman tetap membela kebenaran (HR Ahmad), juga lokasi dari Masjidil Aqsha (satu dari tiga masjid yang disunnahkan untuk dikunjungi). Palestina juga menjadi tanah para nabi. Umar bin Khattab mewakafkan tanah Palestina untuk kaum muslimin. Para pejuang Islam telah mempertahankan perdamaian di sana dengan jihad, darah, dan keringat.


Demikianlah dengan keistimewaan-keistimewaan Palestina dalam Islam, masalah Palestina bisa dibilang masalah aqidah. Masalah yang tidak boleh kita anggap enteng, karena sesungguhnya Yahudi Laknatullah'Alaih tidak akan pernah tidur sebelum Palestina jadi milik mereka.

Tidak ada komentar: